Ini pentingnya catet apa yang gue rasain dimoment2 disaat gue lagi pengen catet di Blog, gue jadi tau & menyadari how I feel now & then is so different.
Dipost tahun lalu gue masih bilang gue gabisa lepasin Pandji karena gue masih keinget momen2 dia lagi peluk gue atau hal2 yg bagus pas kita pacaran
Terus sekarang...
I don't even felt that anymore.
Gue menyadari, perasaan yang ada sekarang ke dia cuma rasa ketakutan karena terbiasa dan dia "comfort zone" gue.
It's not love anymore I guess?
Is it good..?
Sekarang2 ini semenjak dia ada plan ke US sebulanan, gue semakin yakin, ah he's really gonna leave me...
Dan darisitu kayak "ya mau ini itu juga ujung2nya dia pergi"
Part of me udah mulai menerima it's time to let him go, but another part masih takut untuk ga ada sosok dia lagi dihidup gue.
Ini pure ketakutan kehilangan sosok dia
It's not love anymore.
Gue gatau gue harus seneng apa sedih untuk menyadari ini
(9 may 2022)
Dan setelah gue menyadari it's just a comfort zone, when people asked me "kenapa lo masih stay pdhl lo udah tau lo ga works sama dia?"
Dulu gue akan jawab "ya gue masih sayang"
Sekarang gue menjawab, "dia comfort zone gue yang masih belom bisa gue lepasin karna gue takut keluar dari zona itu."
Kayak tiap hari I battled with myself,
"Let him go Tess" vs "Please I'm not ready.."
Makanya ya seminggu terakhir ini gue lagi sering bgt keluar, party, minum & kalo dulu harus ada dia sekarang kyk yaudah gue sama friska or temen cewe gue yang lain.
Kayak mungkin deep down, gue berharap disaat gue party, gue bakal ketemu cowo lain buat distraksi gue & it will get easier to let P go.
That's why..
Tapi susah juga sih gue juga kalo diparty ngerasa males juga tanpa Pandji kyk it feels weirdddd ugh serba salah :'(
Gatau guys gue bingung
Hubungan gue sm pandji lagi biasa2 aja sih, kemaren abis nginep 2x cuma gue kayak nahan bgt supaya ga jatuh kedalaman lagi, gue nahan emosi gue buat ga sayang lagi sih.
Komentar
Posting Komentar