Wrong timing?

Help

i've been thinking too much.

gila mau meledak kepala gue rasanya

yang gue rasain?

bingung, sedih, takut, merasa bersalah, happy

idk man, ruwet banget isi kepala otak gue.

What i did last night was wrong but i dont feel that guilty

instead, i've been thinking about you.

and you said, you've been thinking about me all day. 

i dont know what am I feeling, but it feels good.

cuma gue tau itu salah.

terus lo ngomong "if they're the right one, we won't be in this position."

bener dan salah.

mungkin memang ada kemungkinan besar they're not the one for us but salah nya mungkin kita juga salah mengartikan ini semua. Mungkin kita cuma dua insan yang sedang sama sama butuh itu. We both know we attracted to each other, sama sama penasaran satu sama lain tapi gue tau kita ga bisa lebih dari itu. Dan mungkin kita sama sama gak bisa melepaskan pasangan kita.

I wont leave my bf just because of you. Kalo gue ninggalin mungkin lebih karena perasaan bersalah gue aja.

Memang gue fikir2 aneh banget sih timeline hidup gue sebulan belakangan ini.

Gue jadian sama Ucup secara tiba-tiba, dan ditawarin project bareng John tiba-tiba.
Terus ketemu lo, ngobrol sama lo, nyaman ngobrol sama lo.

Lo bilang "i wish gue udah ngajak kenalan lo dari pas kita ketemu dimekawai pertama kali"

iya, kenapa ga dari situ? itu bulan juli gue masih single bahkan bener-bener available disitu, lagi gak deket sama siapa2.

terus 3 bulan kemudian kita dipertemukan lagi, dan mungkin sama sama ga expect bakal begini satu sama lain.

Wrong timing?

No, we're just not meant to be like you said

Komentar