Refleksi lagi.

Pamit.

Udah berapa kali gue ucapkan kata itu ke orang lain?

Semua perjalanan "cinta" gue berujung dengan gue berpamitan.

Tenang, gue pamit bukan tanpa alasan.

Gue tidak akan pamit apabila pihak sebelah tidak melakukan hal yang membuat gue ingin pamit.

Cuma,

saya muak.

capek dengan kata pamit.

lagi

lagi

capek.

capek dengan diri saya sendiri yang masih saja jatuh ke lobang yang sama

Ayo dong Tessa berubah.

Hal-hal toxic itu terjadi karna lo mentoleransi hal tersebut.

Pelan-pelan tapi yang penting berubah tess.

"You attract what you tolerate"

Cuma satu hal juga yang gue sadari, mau ketemu dari online kek, dari langsung kek, ga menjamin cowo itu gak "anjing" juga.

Malu sih rasanya kenapa kemarin sampai senangis itu ditrafique.

Bodoh dasar.

Aku berdoa pada Tuhanku, please jangan temuin gue lagi dengan dia.

Sengaja ataupun tidak sengaja.

Tapi gue cukup tersentak dengan omongan kak Siska

"Nanti kalo lo kenalan lagi sama cowo baru, gausah lo bahas masa lalu lo. Buat image lo yang baru. Masa lalu lo ya masa lalu lo, masa lalu dia ya masa lalu dia. Gak perlu kalian saling tau masa lalu masing2"

Benar juga..

Mungkin karena gue orangnya terlalu jujur (aka kegoblokan) dan mentolerir perlakuan mereka di hari pertama bertemu/jalan, cowo cowo tersebut sudah menjudge gue.

"Ohh ini cewe santai lah ya kalo cuma buat have fun2 doang."

"Ohh ini cewe seneng kalo gue ajak mabok terus fun-fun aja kayanya nih."

"Ohh ini cewe ga mau yang serius-serius dulu."

Gitu.

Boys, I ain't lookin for that kind of relationship anymore.

I want stability. I want someone who is sure about me and asks me "how was your day?"

I want a man who sees me as a person who they love not as an object.

Itu bisa tes lo dapetin, tapi itu semua bermula dari lo.

Bagaimana lo nya yang bersikap dan mentolerir perlakuan2 mereka.

Dari pikiran dan gaya hidup lo yang harus di ubah dulu.

Beneran deh, lo harus ubah gaya hidup lo yang sering pulang pagi.

Atleast, sebulan dulu gitu lo bener.

Kalo lo bener, juga ketemunya cowo yang bener juga kok.

Jangan patah semangat karena cowo-cowo itu.

Lo masih muda

Cantik

Berpotensial

Masih banyak cowo yang mau sama lo

Udah ya tes, sedih nya jangan dilanjutin.

Dijadiin motivasi aja untuk membuat diri lo lebih maju.

Semangat Tessa♡

Komentar