Hello.
Gue baru aja nonton video youtube "Parents Who Have Lost a Child"
Jadi kayak semacam orangtua yang kehilangan anaknya karena illness or suicide diberi pertanyaan gitu.
Terus ada satu pertanyaan dan membekas buat gue karena gue bisa relate
"What was the worst thing someone said to you when your child passed away?"
and one of the mom said
"saya lebih senang orang berbagi cerita atau tell a good things about max, itu lebih comforting than when people said, "it's okay." "life goes on" "breathe, move on" "be brave" all these make you angry. you feel like boxing the person."
I REALLY CAN RELATE WITH THAT STATEMENT
gue pernah ada diposisi yang bener-bener lagi down banget sama hidup
dan ketika gue ceritakan keluh kesah gue ke temen gue even my best friend, terus mereka bilang "udah gapapa tes, percaya aja sama Tuhan. its okay, life goes on" dan semacamnya
gue jatuhnya..muak.
kayak "stop it."
gue tau intention mereka bagus, menyemangati segala macam.
tapi justru kata-kata itu bikin gue tambah muak dan makin malas gue cerita masalah gue ke orang lain.
Yeah, sometimes u need that kind of words tapi kalo tiap gue curhat dan respon nya begitu terus, muak gak sih?
bukannya ga bersyukur "YAELAH MASIH MENDING ADA YG MAO DENGERIN CURHAT LO"
bukan gitu.....
tapi gue lebih baik diberi advice membantu jalan keluar, atau kalo lo gabisa memberikan jalan keluarnya, dengerin gue, semangatin gue "I KNOW YOU'RE STRONG TESS, I BELIEVE IN YOU. SEMANGAAT" itu cukup sih.
cukup banget.
well.. also that video made me realize
"gila ya bokap nyokap gue.. mereka kuat banget"
kehilangan 2 anaknya dalam jangka waktu setahun.
tapi gue tau kenapa mereka bisa kuat, karena ada gue.
Mereka pasti gamau kehilangan semangat, keyakinan untuk hidup karena masih ada gue yang harus dijaga.
Pernah juga gue ceritakan tentang masalah kakak gue ke cowo tinder, respon mereka beragam
tapi satu yang membekas
"wah gila.. gue ga bisa bayangin gimana kedua orangtua lo sih. kehilangan kedua anaknya apalagi dalam jangka waktu sedekat itu."
kalo gasalah yang ngomong rayhan....? HA HA salah fokus. skip
iya ya, gue semacam "meremehkan" usaha dan perjuangan mereka selama ini untuk melewati fase fase terberat dihidup mereka
terus tiba tiba punya anak badung kayak gue, gak heran mereka sangat protective ke gue
tapi gue pun tau, mereka pun juga gue rasa tau, mereka gabisa terlalu keras ke gue.
gue anak satu-satunya, dan gue tipe yang makin dilaranag makin memberontak
makanya tessa.... lo main sana sini GIH DEH tapi lo tetep harus jaga diri lo.
lo bener-bener harapan mereka satu-satunya
harus jaga diri tes
lo fikir lo sangat tidak berharga di dunia ini, tapi lo sangat berharga bagi kedua orangtua lo.
ayo tessa, berusaha lebih baik. Gak bisa langsung berubah, tapi setidaknya lo mau berusaha dan tetep harus berusaha sampai lo bisa selesai-in tanggung jawab lo sebagai anak.
that's why you cant die
no matter how much you said you wanna die, please dont
hidup lo sangat berharga. sesangat itu.
you worth it.
YOU REALLY WORTH IT.
HAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAH
abis nangis w gara gara tu video, sedih banget bangsat
Gue baru aja nonton video youtube "Parents Who Have Lost a Child"
Jadi kayak semacam orangtua yang kehilangan anaknya karena illness or suicide diberi pertanyaan gitu.
Terus ada satu pertanyaan dan membekas buat gue karena gue bisa relate
"What was the worst thing someone said to you when your child passed away?"
and one of the mom said
"saya lebih senang orang berbagi cerita atau tell a good things about max, itu lebih comforting than when people said, "it's okay." "life goes on" "breathe, move on" "be brave" all these make you angry. you feel like boxing the person."
I REALLY CAN RELATE WITH THAT STATEMENT
gue pernah ada diposisi yang bener-bener lagi down banget sama hidup
dan ketika gue ceritakan keluh kesah gue ke temen gue even my best friend, terus mereka bilang "udah gapapa tes, percaya aja sama Tuhan. its okay, life goes on" dan semacamnya
gue jatuhnya..muak.
kayak "stop it."
gue tau intention mereka bagus, menyemangati segala macam.
tapi justru kata-kata itu bikin gue tambah muak dan makin malas gue cerita masalah gue ke orang lain.
Yeah, sometimes u need that kind of words tapi kalo tiap gue curhat dan respon nya begitu terus, muak gak sih?
bukannya ga bersyukur "YAELAH MASIH MENDING ADA YG MAO DENGERIN CURHAT LO"
bukan gitu.....
tapi gue lebih baik diberi advice membantu jalan keluar, atau kalo lo gabisa memberikan jalan keluarnya, dengerin gue, semangatin gue "I KNOW YOU'RE STRONG TESS, I BELIEVE IN YOU. SEMANGAAT" itu cukup sih.
cukup banget.
well.. also that video made me realize
"gila ya bokap nyokap gue.. mereka kuat banget"
kehilangan 2 anaknya dalam jangka waktu setahun.
tapi gue tau kenapa mereka bisa kuat, karena ada gue.
Mereka pasti gamau kehilangan semangat, keyakinan untuk hidup karena masih ada gue yang harus dijaga.
Pernah juga gue ceritakan tentang masalah kakak gue ke cowo tinder, respon mereka beragam
tapi satu yang membekas
"wah gila.. gue ga bisa bayangin gimana kedua orangtua lo sih. kehilangan kedua anaknya apalagi dalam jangka waktu sedekat itu."
kalo gasalah yang ngomong rayhan....? HA HA salah fokus. skip
iya ya, gue semacam "meremehkan" usaha dan perjuangan mereka selama ini untuk melewati fase fase terberat dihidup mereka
terus tiba tiba punya anak badung kayak gue, gak heran mereka sangat protective ke gue
tapi gue pun tau, mereka pun juga gue rasa tau, mereka gabisa terlalu keras ke gue.
gue anak satu-satunya, dan gue tipe yang makin dilaranag makin memberontak
makanya tessa.... lo main sana sini GIH DEH tapi lo tetep harus jaga diri lo.
lo bener-bener harapan mereka satu-satunya
harus jaga diri tes
lo fikir lo sangat tidak berharga di dunia ini, tapi lo sangat berharga bagi kedua orangtua lo.
ayo tessa, berusaha lebih baik. Gak bisa langsung berubah, tapi setidaknya lo mau berusaha dan tetep harus berusaha sampai lo bisa selesai-in tanggung jawab lo sebagai anak.
that's why you cant die
no matter how much you said you wanna die, please dont
hidup lo sangat berharga. sesangat itu.
you worth it.
YOU REALLY WORTH IT.
HAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAH
abis nangis w gara gara tu video, sedih banget bangsat
Komentar
Posting Komentar