Hai.
Entah kenapa bahkan setelah berpuluh-puluh patah hati, kepercayaan di-ingkari, ditinggali tanpa alasan, dan semacamnya, gue masih yakin dan percaya sama omongan orang-orang tentang "Kalau dia orang yang tepat, tanpa basa basi you just feel it he/she's the one. Lo bakal ngerasa yakin ini orang yang lo cari selama ini. Ini orang yang lo butuhkan selama ini."
Pernah baca gitu caption orang di Instagram tentang pacarnya, dia menemukan orang yang selama ini dia cari. Dan orang itu bukan orang yang masuk dikategori dia "inginkan" melainkan dia "butuhkan".
Gue selalu kagum dan merasa termotivasi sendiri aja setiap baca kisah-kisah orang seperti itu.
Seakan-akan semua patah hati yang telah gue lalui itu bukan apa-apanya, karena gue yakin suatu saat gue bakal menemukan orang yang gue cari, butuhkan dan orang yang bisa bikin gue yakin.
Tapi disatu sisi, gue juga gak begitu mempermasalahkan sih kalaupun gue tidak pernah menemukan orang tersebut. Takdir tiap orang menurut gue ber-ragam, belum tentu kisah hidup gue itu menemukan 'soulmate' yang seperti dibilang orang-orang.
Jadi ngelantur sana sini ah.
Yang terpenting, menemukan dan mencintai diri sendiri dulu! :)
Entah kenapa bahkan setelah berpuluh-puluh patah hati, kepercayaan di-ingkari, ditinggali tanpa alasan, dan semacamnya, gue masih yakin dan percaya sama omongan orang-orang tentang "Kalau dia orang yang tepat, tanpa basa basi you just feel it he/she's the one. Lo bakal ngerasa yakin ini orang yang lo cari selama ini. Ini orang yang lo butuhkan selama ini."
Pernah baca gitu caption orang di Instagram tentang pacarnya, dia menemukan orang yang selama ini dia cari. Dan orang itu bukan orang yang masuk dikategori dia "inginkan" melainkan dia "butuhkan".
Gue selalu kagum dan merasa termotivasi sendiri aja setiap baca kisah-kisah orang seperti itu.
Seakan-akan semua patah hati yang telah gue lalui itu bukan apa-apanya, karena gue yakin suatu saat gue bakal menemukan orang yang gue cari, butuhkan dan orang yang bisa bikin gue yakin.
Tapi disatu sisi, gue juga gak begitu mempermasalahkan sih kalaupun gue tidak pernah menemukan orang tersebut. Takdir tiap orang menurut gue ber-ragam, belum tentu kisah hidup gue itu menemukan 'soulmate' yang seperti dibilang orang-orang.
Jadi ngelantur sana sini ah.
Yang terpenting, menemukan dan mencintai diri sendiri dulu! :)
Komentar
Posting Komentar