rabu kelam

Terlalu banyak pikiran gue saat ini. Entah apa yang dipikiran gue itu apa aja.

Rasanya kayak kesel, pengen nangis, marah, emosi sendiri.

Pertama, karena Iqbal temen gue di DO. Gatau kenapa tapi gue sedih banget, asli sumpah gak boong. Sesedih itu. Ngerasa kayak "udah ga ada yang kocak di kelas, ga ada yang kayak anjing gangguin gue, ga ada yang bisa ditai-tai in."

Memang sih itu salah dia, gue sebagai murid juga gabisa dengan sempitnya mikir dan judge itu salah sekolah atau pak Sam atau pak Sitanggang. Karena mereka melakukan itu juga berdasarkan hukum yang berlaku, ada peraturan tertulisnya, dan mereka ngeluarin anak dari sekolah bukan karena mereka personal tapi karena mereka merupakan sebuah divisi atau tugas mereka harus seperti itu.

Emang, Iqbal yang salah dan ada buktinya juga. Cuma kalo dipikir-pikir "Gila tinggal 3 bulan lagi juga udah mau kelulusan, kenapa harus sampe dikeluarin sih." Gimana nasib mereka coba yang tinggal berapa bulan lagi, yang udah berusaha sekolah juga selama 3 tahun tiba-tiba dikeluarin.

Huvt sudahlah mungkin memang jalannya begini, Tuhan pasti punya rencana yang lebih baik diakhirnya kalo kita mau berusaha merubah sikap yang buruk.

Hal kedua yang bikin sedih kapan2 aja diceritainya.

Babay!

Komentar